Inilahcianjur.com – Aksi teror menghantui wartawati Warta Cianjur, Ai Rahmawati. Dua pria tak dikenal menggedor pintu rumahnya di Perumahan Puri Indah Residence, Desa Sindangasih, Kecamatan Karangtengah, Rabu (27/5/2026) sekitar pukul 21.30 WIB.
Ketukan keras bernada ancaman mengejutkan Ai yang tengah beristirahat. Ai langsung bangun dan membuka pintu rumah.
“Dalam kondisi setengah sadar, saya bergegas bangun dan membuka pintu, lalu memergoki dua orang pria yang kemudian pergi setengah berlari meninggalkan halaman rumah,” kata Ai dengan nada cemas.
Baca Juga : Kapolres Cianjur Rayakan Hari Pers Nasional ke-40 Bersama Jurnalis
Ketua PWI Perwakilan Cianjur, Mochamad Iksan, meminta aparat segera mengusut peristiwa itu agar tidak memicu spekulasi di masyarakat.
“Apa yang terjadi pada rumah wartawati tersebut harus segera diinvestigasi agar tidak berspekulasi dan berasumsi liar di tengah masyarakat,” ujarnya.
Iksan meminta polisi mengungkap identitas dan motif dua pria tersebut. Menurutnya, aparat perlu memastikan apakah aksi itu murni ulah pribadi atau berkaitan dengan aktivitas jurnalistik korban.
Baca Juga : Kapolres Cianjur AKBP Akhmad Alexander Yurikho Hadi Siap Bersinergi dengan Insan Pers
“Teror terhadap jurnalis juga ancaman terhadap kebebasan pers dan demokrasi di Indonesia,” tandasnya.
Ia pun percaya Polres Cianjur mampu mengungkap kasus tersebut secara profesional.***







