BeritaCianjur

Jangan Matikan Pengusaha Lokal, Banpem Keterampilan Menulis Diminta Transparan

67
×

Jangan Matikan Pengusaha Lokal, Banpem Keterampilan Menulis Diminta Transparan

Sebarkan artikel ini
Kantor Disdikpora Cianjur

CIANJUR | INILAHCIANJUR.COM — Pelaksanaan Bantuan Pemerintah (Banpem) Sarana Keterampilan Menulis 2026 di Kabupaten Cianjur diminta tidak hanya melibatkan penyedia dari luar daerah.

Pemerintah didorong memberi kesempatan kepada pengusaha lokal yang mampu memenuhi spesifikasi dan persyaratan program.

Permintaan itu disampaikan salah seorang sumber minta namanya dirahasiakan, menilai pelibatan pelaku usaha Cianjur dapat memberikan dampak langsung terhadap perekonomian daerah.

“Kalau memang ada program pengadaan alat tulis sekolah, kenapa tidak memberdayakan pengusaha-pengusaha Cianjur,” ujarnya, Kamis (9/9/2026).

Menurutnya, pengusaha lokal memiliki kapasitas untuk menyediakan kebutuhan program sepanjang memenuhi spesifikasi dan ketentuan yang ditetapkan.

Selain menggerakkan perputaran ekonomi daerah, pelibatan penyedia lokal dinilai dapat mempermudah koordinasi apabila ditemukan kekurangan atau ketidaksesuaian barang di lapangan.

“Kalau ada pengusaha Cianjur yang mampu memenuhi spesifikasi dan ketentuan, kenapa tidak diberdayakan,” katanya.

BACA JUGA  Massa Ontrog Kantor Perumdam Tirta Mukti, Soroti Kenaikan Tarif Air

Ia meminta Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur memastikan pelaksanaan Banpem Keterampilan Menulis 2026 berjalan transparan serta tidak mengarah kepada penyedia tertentu.

Sorotan tersebut muncul di tengah adanya informasi mengenai penawaran produk dari sejumlah penyedia kepada sekolah ke salah satu CV.

Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) wilayah Cibeber, Rahmat Edya, membantah adanya pengarahan maupun tekanan kepada kepala sekolah untuk memilih penyedia tertentu.

Rahmat mengakui terdapat kemungkinan sejumlah sekolah di wilayah Cibeber telah menyetujui penawaran dari CV Nano Sejahtera. Ia menyebut perusahaan tersebut sebagai rekanan yang direkomendasikan kementerian.

“Di wilayah Cibeber kemungkinan ada yang sudah menyetujui penawaran CV tersebut karena itu rekanan yang direkomendasikan kementerian. Namun, saya tidak pernah memberikan penekanan,” ujar Rahmat melalui sambungan telepon ke Tim Ini Digital Network, Kamis (9/9/2026).

BACA JUGA  Desa Talaga Mulai Bangun Kantor Koperasi Merah Putih

Rahmat menegaskan dirinya tidak memiliki kewenangan menentukan penyedia yang dipilih sekolah. Menurutnya, sejumlah CV lain juga telah menawarkan produk kepada sekolah.

“Kalau dikatakan pengondisian, programnya juga baru berjalan dan siapa pun boleh menawarkan. Saya tidak mengiring untuk memilih CV tersebut,” katanya.

Ia menjelaskan mekanisme Banpem Keterampilan Menulis 2026 telah disampaikan kepada kepala sekolah melalui webinar. Keputusan terkait penggunaan bantuan, kata Rahmat, berada pada masing-masing sekolah sesuai ketentuan.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, Disdikpora Kabupaten Cianjur belum memberikan keterangan resmi mengenai mekanisme pemilihan penyedia serta keterlibatan perusahaan dari luar daerah dalam pelaksanaan program tersebut.

Tim Ini Digital Network terus menelusuri polemik Progran Bantuan Pemerintah Sarana Ketrampilan Menulis 2026.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!