INILAHCIANJUR.COM– Coret tembok memang cuma butuh beberapa menit. Namun, membersihkannya bisa menghabiskan waktu berjam-jam. Pesan itulah yang mengemuka dalam Gerakan Indonesia Asri Bakti Kebersihan yang digelar Polres Cianjur, Jumat (26/6/2026).
Kapolres Cianjur AKBP Dr. A. Alexander Yurikho Hadi memimpin langsung aksi bersih-bersih di Lapang Prawatasari sekaligus pembersihan vandalisme di 14 titik di wilayah Kabupaten Cianjur.
Baca Juga : Kejuaraan Catur Kapolres Cup Semarakkan Hari Bhayangkara ke-80, Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat
Wakapolres Kompol Wahyu Maduransyah Putra bersama para pejabat utama Polres Cianjur ikut turun tangan memegang kuas, sikat, dan alat kebersihan.
Sejumlah lokasi yang menjadi sasaran meliputi Lapang Prawatasari, Stadion Badak Putih, pagar Gedung DPRD Kabupaten Cianjur, hingga Jalan Siliwangi Cikaret di depan Sumber Meubel.

Aksi tersebut mendapat dukungan dari 12 personel POMC Kabupaten Cianjur dan 10 anggota Banser Kabupaten Cianjur. Seluruh peserta bergotong royong menghapus coretan vandalisme dan membersihkan fasilitas umum agar kembali rapi dan nyaman dipandang.
Kegiatan itu mengirim pesan sederhana tetapi kuat. Tembok bukan buku gambar, pagar bukan kanvas, dan fasilitas umum bukan tempat meninggalkan tanda eksistensi. Kalau ingin terkenal, ukirlah prestasi, bukan nama di dinding kota.
Baca Juga : Kapolres Cianjur dan Sat Samapta Tunjukkan Wajah Humanis Polri Lewat Aksi Penyelamatan Ibu Hamil
Kapolres Cianjur mengajak masyarakat, khususnya kalangan muda, untuk menjaga ruang publik sebagai milik bersama. Menurutnya, lingkungan yang bersih mencerminkan karakter masyarakat yang peduli dan bertanggung jawab.
Gerakan Indonesia Asri tidak hanya menghapus cat di tembok. Gerakan ini juga mengajak warga menghapus kebiasaan merusak fasilitas umum. Sebab kota yang bersih lahir dari tangan-tangan yang mau menjaga, bukan dari tangan yang gemar mencoret.**


