Kriminal

Saksi Mata Ungkap Detik-Detik Pembacokan di Gudang Sepeda Motor Cianjur

353
×

Saksi Mata Ungkap Detik-Detik Pembacokan di Gudang Sepeda Motor Cianjur

Sebarkan artikel ini

CIANJUR | INILAHCIANJUR.COM – Saksi mata bernama Cepi Arifin (40) mengungkap kronologi pembacokan yang menewaskan seorang satpam bernama Agit Pratama (39) di gudang sepeda motor di Jalan Moh Toha, Kampung Rancabali Kulon, Kelurahan Muka, Kecamatan Cianjur, Sabtu (2/5/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.

Cepi menyaksikan langsung momen ketika korban berlari masuk ke area gudang sambil dikejar pelaku yang membawa senjata tajam jenis golok panjang. Saat itu, Cepi berada di dalam gudang bersama beberapa pekerja lainnya.

“Sekitar jam 12 saya lagi di dalam, tiba-tiba ada orang lari dikejar bawa golok. Dia masuk ke dalam, pelaku terus ngejar,” kata Cepi pada wartawan di lokasi kejadian.

Ia menjelaskan, korban sempat terkena satu kali bacokan, lalu berlari keluar dan terlibat cekcok dengan pelaku di luar area gudang. Setelah itu, korban kembali masuk ke dalam gudang untuk menyelamatkan diri.

Baca juga : Jejak 27 Kilometer Ungkap Tabrak Lari Menewaskan Seorang Advokat di Cianjur

“Korban sempat keluar lagi, cekcok di luar, terus lari masuk lagi. Di dalam sini akhirnya korban jatuh,” ujarnya.

Menurut Cepi, pelaku berjumlah satu orang yang melakukan pengejaran langsung. Namun, ia menduga ada satu orang lain yang menunggu di sekitar lokasi dengan sepeda motor.

“Yang ngejar satu orang, tapi kayaknya ada temannya nunggu. Mereka pakai motor,” katanya.

Cepi menuturkan, korban akhirnya tersungkur di dalam gudang setelah mengalami sejumlah luka bacokan di beberapa bagian tubuh, termasuk kaki, punggung, dan leher.

“Lukanya di kaki, belakang, sama leher. Bacokannya lumayan banyak,” ucapnya.

Baca juga : Polres Cianjur Kerahkan Personel, Salurkan Bantuan ke Korban Banjir Mande

Setelah kejadian, pelaku langsung meninggalkan lokasi dengan berjalan cepat. Sementara itu, Cepi bersama warga lainnya segera menghubungi ambulans dan pihak kepolisian.

“Saya langsung telepon ambulans sama polsek,” katanya.

Ia juga menyebut sempat melihat sebuah pisau di jalan, namun belum diketahui apakah senjata tersebut milik korban atau pelaku.

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap motif dan memburu pelaku pembacokan tersebut.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!