InilahCianjur.com – Polsek Tanggeung, Polres Cianjur, Jawa Barat masih menyelidiki dugaan penganiayaan yang terjadi di dapur Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Kubang, Desa Kubang, Kecamatan Pasirkuda, Senin (13/04/2026).
Berdasarkan informasi, peristiwa bermula saat salah seorang warga bernama Mochamad Ridwan datang ke SPPG Kubang untuk memprotes menu dan harga bahan baku program Makan Bergizi Gratis (MBG). Tanpa minta ijin, dia merekam aktivitas di dapur sambil mencari Kepala SPPG.
Petugas SPPG yang menemui Ridwan memberi penjelasan sesuai petunjuk teknis dan rencana anggaran. Namun Ridwan menolak penjelasan itu dan memicu cekcok dengan pekerja dapur. Di tengah keributan, Ridwan mengaku menjadi korban penganiayaan.
Baca juga
Namun, beberapa orang saksi di lokasi membantah kejadian tersebut. Bahkan, petugas keamanan bersama unsur TNI-Polri langsung mengamankan situasi dan membawa Ridwan keluar dari area dapur.
Kapolsek Tanggeung Iptu Budi Setya Yuda memimpin langsung penyelidikan untuk mengumpulkan keterangan saksi dan alat bukti untuk memastikan kebenaran peristiwa.
“Kami masih mendalami dugaan penganiayaan dan mengumpulkan bukti bila memang terbukti akan diproses lebih lanjut,” ujar Kapolsek Tanggeung via telpon seluler.
Budi mengaku video yang sempat beredar di media sosial itu tidak utuh dan berbeda dengan kejadian sebenarnya.
“Kami bersama forkopimcam langsung melakukan mediasi mencari kebenaran dari kejadian serta melengkapi pemeriksaan,” pungkas Iptu Budi Setiayuda, mantan Kaur Binops Sat Samapta Polres Cianjur.






