CIANJUR | INILAHCIANJUR.COM – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mekarsari 002 melakukan evaluasi dan pembenahan dapur, penggunaan epoxy, serta pencantuman label makanan untuk meningkatkan keamanan dan kualitas layanan Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kepala SPPG Mekarsari 002 M Aldary mengatakan, evaluasi tersebut disampaikan Stafsus Presiden Dedi Solihin saat melakukan kunjungan bersama Wakil Bupati Cianjur Ramzi dan sejumlah kepala OPD, Selasa (22/9/2026).
“Pesannya sebenarnya untuk diperbaiki lagi, masalah dapur, epoxy dan juga label. Memang ada beberapa kesalahan kami, masalah label dan waktu. Itu memang harus dirubah,” ujar Aldary.
Menurut Aldary, pihaknya juga terus memperketat pengawasan proses pengolahan makanan sebagai langkah mencegah keracunan. Ia memastikan hingga kini tidak ada kasus keracunan di SPPG Mekarsari 002.
“Untuk di kami insya Allah enggak ada. Aman terkendali, karena masaknya untuk SD sama B3 itu dibedakan,” katanya.
SPPG Mekarsari 002 melayani sekitar 2.700 penerima manfaat. Karena itu, kebersihan dapur, ketepatan waktu, proses pengolahan, dan kualitas makanan menjadi perhatian utama.
Sementara itu, penggunaan water heater untuk mencuci ompreng berjalan lancar. Menurut Aldary, air panas justru mempercepat proses pencucian wadah makanan.
“Enggak ada kendala. Aman-aman saja. Malah kalau untuk cuci ompreng lebih cepat,” ujarnya.***




