JAKARTA | INILAHCIANJUR.COM – Mayjen TNI (Purn) Dr. H. Ahmad Yani Basuki, M.Si kembali memimpin Pengurus Pusat Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (PP IPHI) periode 2026–2031.
Muktamar VIII IPHI menetapkan Ahmad Yani Basuki sebagai Ketua Umum setelah seluruh muktamirin yang memiliki hak suara menyatakan persetujuan atas pencalonannya.
Sebanyak 23 Pengurus Wilayah dan 47 Pengurus Daerah hadir dan memberikan dukungan terhadap pencalonan Ahmad Yani. Sidang yang dipimpin Hj. Nurhasanah kemudian menetapkan Ahmad Yani sebagai Ketua Umum PP IPHI terpilih berlangsung pada hari kamis lalu.
Dalam penyampaian visi dan misinya, Ahmad Yani menegaskan komitmennya memperkuat konsolidasi organisasi. Ia menyelaraskan langkah IPHI dengan semangat Asta Cita pemerintah menuju Indonesia Emas 2045.
Ahmad Yani juga merespons gagasan Kepala BRIN Prof. Arif Satria yang menyampaikan keynote speech dalam Muktamar VIII. IPHI, kata dia, akan mendorong kolaborasi untuk memperkuat jaringan energi dan air.
Di bidang perhajian, Ahmad Yani berkomitmen mendorong pemerintah meningkatkan kualitas pembinaan petugas haji, pelayanan pemberangkatan jamaah haji, serta pembinaan alumni haji.
Muktamar VIII IPHI juga menghasilkan rekomendasi kepada pemerintah agar membuka bandara lain sebagai embarkasi penuh. Langkah tersebut dinilai dapat membantu efisiensi biaya sekaligus mendukung kesehatan dan kenyamanan jamaah haji.
Muktamar VIII IPHI berlangsung di Hotel Maxone, Jalan Wachid Hasyim, Jakarta. Forum tersebut dihadiri 23 Pengurus Wilayah, 47 Pengurus Daerah, Dewan Pembina, Dewan Pengarah, undangan serta sejumlah organisasi kemasyarakatan Islam.
Sebelumnya, rangkaian kegiatan juga diisi makan malam dan silaturahmi bersama sejumlah pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) serta perwakilan ormas Islam.
Andi Kusuma dari Bangka Belitung mengatakan dinamika organisasi selama perjalanan IPHI tidak menghilangkan semangat persaudaraan para pengurus.
“Pertaliannya atau sanadnya nyambung terus. Inilah kepemimpinan organisasi IPHI yang terjaga. Meski ada dinamika, kami yang hadir tetap solid dan sebaiknya kembali bersatu menjadikan IPHI sebagai rumah besar persaudaraan haji untuk merawat haji mabrur,” katanya. Sabtu, 20 September 2026.
Selain menetapkan Ahmad Yani sebagai Ketua Umum, Muktamar VIII juga menetapkannya sebagai ketua formatur.
Ahmad Yani dibantu Abidinsyah Siregar, Thobroni Harun dari Lampung, Muhammad Haris dari Jawa Tengah dan Anwar Pua Geno dari Nusa Tenggara Timur sebagai anggota tim formatur.
Tim formatur bertugas menyusun kepengurusan PP IPHI periode 2026–2031.




