Berita

250 Siswa Tumbang Usai Santap MBG, Dugaan Keracunan Gegerkan Warungkondang

427
×

250 Siswa Tumbang Usai Santap MBG, Dugaan Keracunan Gegerkan Warungkondang

Sebarkan artikel ini
Ust Aceng Ubaidillah ketika di wawacara awak media. Jumat, 7 Agustus 2026 (ist)

INILAHCIANJUR.COM — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang semestinya membuat siswa tambah semangat belajar justru berubah menjadi malam yang penuh antrean ke toilet.

Sebanyak 250 siswa MTs Al-Hidayah dan MA Al-Hidayah di Desa Cikaroya, Kecamatan Warungkondang, diduga mengalami keracunan makanan setelah menyantap menu MBG pada Kamis (6/8/2026).

Ratusan siswa mengeluhkan mual, muntah, diare, hingga sakit perut. Sebagian ada yang menjalani perawatan di Puskesmas Warungkondang karena kondisinya memerlukan penanganan medis.

Keluhan siswa- siswi itu tidak muncul sesaat setelah makan. Para siswa menyantap menu MBG sekitar pukul 09.00 WIB, namun gejala baru dirasakan pada malam hari. Kondisi itu membuat pihak sekolah dan orang tua panik karena jumlah siswa yang mengalami keluhan terus bertambah.

BACA JUGA  UPTD Pertanian Sindangbarang Tekankan Pupuk Bersubsidi Harus Tepat Sasaran
SPPG Bunisari Warungkondang 002 (ist)

Sekretaris MTs Al-Hidayah, Aceng Ubaidillah membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan bukan hanya siswa yang mengalami gangguan kesehatan, tetapi juga beberapa guru.

“Anak-anak makan hari Kamis, kejadiannya malam Jumat. Banyak yang muntah-muntah, diare, dan sakit perut. Guru pun sebagian ikut terkena,” ujarnya, Jumat (7/8/2026).

Data sementara sekolah mencatat sebanyak 120 siswa MTs dan 130 siswa MA mengalami gejala serupa, sehingga total korban mencapai sekitar 250 orang.

Aceng menjelaskan, menu MBG yang dibagikan saat itu terdiri atas telur, tempe, dan daging ayam. Dugaan sementara mengarah pada salah satu menu tersebut, namun penyebab pastinya masih menunggu hasil pemeriksaan.

“Menu yang saya lihat ada telur, tempe, dan daging ayam. Kalau tidak salah hari Kamis itu menunya daging ayam,” katanya pada wartawan.

BACA JUGA  Gas Melon 3 Kilo Ngamuk, Satu Keluarga di Cianjur Jadi Korban

Informasi yang dihimpun menyebutkan, makanan MBG untuk MTs Al-Hidayah dipasok dari SPPG Bunisari Warungkondang 002.

Setelah gejala muncul, sebagian siswa membeli obat di warung, sedangkan siswa yang mengalami keluhan lebih berat dibawa ke Puskesmas Warungkondang.

“Beberapa siswa telah diperbolehkan pulang setelah kondisinya membaik, tetapi banyak yang tidak masuk sekolah pada Jumat karena masih sakit,”tuturnya.

Hingga kini, penyebab pasti gangguan kesehatan tersebut belum dapat dipastikan. Dugaan keracunan akibat makanan MBG masih menunggu hasil pemeriksaan dan penyelidikan dari pihak berwenang.

Program yang bertujuan meningkatkan gizi peserta didik harus dibarengi pengawasan ketat terhadap proses pengolahan, penyimpanan, distribusi, hingga penyajian makanan agar kejadian serupa tidak kembali terulang.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!