CIANJUR – INILAHCIANJUR.COM – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Cianjur menangkap empat orang pemuda terkait video viral yang diduga memperlihatkan aksi pencurian dengan kekerasan (curas) atau perampasan sepeda motor di Desa Selajambe, Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur. Peristiwa itu terjadi pada Minggu (5/7/2026) sekitar pukul 04.00 WIB.
Kasat Reskrim Polres Cianjur, AKP Fajri Ameli Putra, mengatakan tiga dari empat orang yang diamankan masih berstatus anak yang berhadapan dengan hukum (ABH), sedangkan satu orang telah dewasa.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, penyidik baru mengidentifikasi satu orang yang diduga terlibat langsung dalam aksi perampasan. Terduga pelaku tersebut masih berstatus anak di bawah umur.
Baca Juga : Satuan Narkoba Polres Cianjur Bekuk 53 Tersangka, Bongkar Dua Kasus Besar Sabu dan Ganja
“Korban bersama teman-temannya sedang duduk di emperan toko, kemudian didatangi segerombolan pelaku yang menggunakan sekitar tiga sepeda motor. Untuk jumlah pastinya masih kami dalami,” kata AKP Fajri kepada sejumlah wartawan di Mapolres Cianjur, jumat (10/7/2026).
AKP Fajri menjelaskan, peristiwa bermula saat korban bersama sejumlah rekannya berkumpul di depan sebuah toko. Tidak lama kemudian, sekelompok orang datang menggunakan sekitar tiga unit sepeda motor dan diduga melakukan perampasan terhadap kendaraan milik korban.
Hingga kini, Satreskrim Polres Cianjur masih mendalami jumlah pelaku yang terlibat serta peran masing-masing orang yang telah diamankan. Polisi juga terus mengumpulkan alat bukti dan memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap seluruh rangkaian peristiwa tersebut.
Baca Juga : Berkedok Depot Jamu, Penjual Miras Digrebek Polisi, Dua Pemuda Diamankan
polisi menyita barang bukti berupa 2 senjata tajam, 2 unit motor milik pelaku, dan 1 unit motor milik korban yang sempat diambil.
“Saat ini keempat pelaku masih dalam pemeriksaan di ruang PPA karena sebagian besar masih anak di bawah umur,” katanya.
Atas perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 365 ayat 1 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan.***


