Kesehatan

DPRD dan Dinkes Cianjur Perkuat Sistem Rujukan Kesehatan

62
×

DPRD dan Dinkes Cianjur Perkuat Sistem Rujukan Kesehatan

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Kesehatan Cianjur, I Made Setiawan ( Yudi Farel | inilahcianjur.com)

INILAHCIANJUR.COM – DPRD Kabupaten Cianjur bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur membahas penguatan sistem rujukan pasien dan skema pembiayaan layanan kesehatan dalam pertemuan di Cianjur, Kamis (25/6/2026).

Pembahasan tersebut menjadi bagian dari evaluasi program kesehatan daerah sekaligus upaya mencari solusi atas berbagai kendala akses layanan kesehatan yang masih dihadapi masyarakat.

Anggota DPRD Cianjur Fraksi Golkar, Zulfahmi, menyatakan dukungannya terhadap langkah perbaikan pelayanan kesehatan, terutama pada mekanisme rujukan pasien agar layanan lebih efektif dan tepat sasaran.

Baca Juga : Wabup Abi Ramzi Ajak Jajaran Pemkab Prioritaskan Pelayanan Kesehatan

“Kami telah membahas sistem rujukan dan skema pembiayaan pelayanan kesehatan bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur,” kata Zulfahmi.

Kepala Dinas Kesehatan Cianjur, I Made Setiawan, mengatakan jumlah pasien yang menumpuk di sejumlah rumah sakit masih menjadi tantangan. Menurutnya, banyak pasien langsung menuju rumah sakit tanpa melalui pemeriksaan di fasilitas kesehatan tingkat pertama (Faskes 1) seperti puskesmas.

“Masih banyak pasien yang langsung ke rumah sakit tanpa skrining di Faskes 1 sehingga memicu kepadatan pasien,” ujar I Made.

Baca Juga : Peredaran Tramadol dan Heximer di Cianjur Kian Marak, Publik Menanti Ketegasan Aparat

Ia menegaskan puskesmas dapat menangani sebagian kasus kesehatan sehingga tidak semua pasien memerlukan layanan rumah sakit. Dinkes juga terus memperkuat koordinasi lintas sektor untuk memperbaiki sistem rujukan.

Selain itu, I Made menilai keberadaan ambulans desa membantu mempercepat akses layanan kesehatan. Namun, masyarakat perlu memahami tingkat kegawatdaruratan pasien agar proses rujukan berjalan sesuai kebutuhan medis.

Dinkes Cianjur berharap fasilitas kesehatan, pemerintah desa, dan masyarakat berperan aktif mendukung sistem pelayanan kesehatan yang lebih baik dengan mengutamakan keselamatan pasien sebagai prioritas utama.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!