Olahraga

“Masuk Bayar, Turnamen Futsal di SMAN 1 Cianjur Bikin Supporter Serasa Nonton Final Liga Champions

24
×

“Masuk Bayar, Turnamen Futsal di SMAN 1 Cianjur Bikin Supporter Serasa Nonton Final Liga Champions

Sebarkan artikel ini
Peserta sedang bertanding dengan kondisi lapangan yang tidak memadai ( inilahcianjur.com)

CIANJUR | INILAHCIANJUR.COM – Turnamen futsal tingkat SMP se-Kabupaten Cianjur di lingkungan SMAN 1 Cianjur mendadak jadi bahan obrolan panas. Bukan karena gol salto atau drama adu penalti, melainkan karena penonton harus beli tiket masuk sebesar Rp20 ribu hanya untuk duduk dilapangan area sekolah sambil teriak “shoot… shoot!”

Kebijakan tiket tersebut langsung memancing reaksi peserta dan pendamping tim. Pasalnya, pertandingan itu berlangsung di lingkungan sekolah negeri, bukan di stadion internasional lengkap AC dan kursi VIP.

Dari informasi yang dihimpun, panitia menggelar turnamen sejak Sabtu (24/5/2026) dengan peserta puluhan tim SMP dari berbagai wilayah di Kabupaten Cianjur.

Baca Juga : Usai Olahraga dan Jajan “Es Tuyul”, 18 Siswa SDN Ciadeg Tumbang Massal

Selain biaya registrasi ratusan ribu rupiah per tim, orang tua murid maupun supporter juga wajib bayar tiket masuk dengan tanda berupa stempel di tangan.

Suasana di lokasi pun terasa unik. Anak sekolah datang membawa semangat mendukung teman, pulang-pulang malah berasa habis check-in konser musik.

“Rp20 ribu buat masuk doang. Kalau dapat popcorn sama minuman sih mungkin masih mending,” celetuk salah satu penonton sambil tertawa.

Baca juga :Dirugikan Rp161 Juta, Oknum Kepala Sekolah di Cianjur Masuk Tahap Penyidikan

Panitia bagian registrasi membenarkan adanya pungutan tersebut. Ia menyebut kebijakan tiket berasal dari pihak sekolah.

“Memang penonton bayar Rp20 ribu. Itu instruksi sekolah, lebih tepatnya kepala sekolah,” ujarnya.

Baca juga :Ratusan Karateka Muda Meriahkan Liga Pelajar FORKI Cianjur

Sorotan makin tajam lantaran fasilitas lapangan justru jauh dari kata mewah. Area pinggir lapang terlihat bercampur tanah dan berlubang di beberapa titik.
Kondisi itu membuat sebagian peserta lebih fokus menjaga engkel ketimbang strategi menyerang.

“Ini futsal apa offroad mini?” ujar salah satu pendamping tim sambil menunjuk sisi lapangan yang berdebu.

Baca juga :Serunya Pekan Olahraga di Lapas Cianjur, Ketika Warga Binaan Kompak di Lapangan, Bukan di Sidang

Sejumlah pelatih dan peserta mulai mempertanyakan arah penggunaan biaya registrasi dan tiket penonton. Mereka menilai pungutan cukup besar untuk ukuran turnamen pelajar yang berlangsung di area sekolah.

Salah satu pelatih dari wilayah Cipanas bahkan hanya bisa menggeleng saat ditanya soal kondisi turnamen.
“Teuas…” katanya singkat sambil menarik napas panjang.

Kalau supporter bayar tiket, publik tentu berharap fasilitas ikut naik kelas. Minimal penonton tidak perlu khawatir sepatu putih berubah warna jadi cokelat tanah sebelum babak semifinal selesai.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak SMAN 1 Cianjur maupun penanggung jawab kegiatan belum memberikan penjelasan resmi terkait kebijakan tiket masuk dan kritik terhadap fasilitas pertandingan.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!