INILAHCIANJUR.COM — Pelaksanaan bantuan pemerintah (Banpem) sarana menulis bagi siswa SD kelas 1 dan 2 di Kabupaten Cianjur tahun 2026 menjadi sorotan setelah nama CV Nano Sejahtera, perusahaan yang disebut berdomisili di wilayah Tanah Sareal, Kota Bogor, dikaitkan dengan proses penyediaan buku dan alat tulis bagi sekolah penerima bantuan.
CV Nano Sejahtera disebut-sebut hadir dalam rapat koordinasi di wilayah Kecamatan Cibeber beberapa waktu lalu. Informasi yang berkembang menyebut perusahaan tersebut dibawa atau direkomendasikan oleh oknum di lingkungan K3S.
Dalam perkembangannya, CV Nano Sejahtera juga dikabarkan telah menawarkan penyediaan buku dan alat tulis kepada sejumlah sekolah di Kabupaten Cianjur.
Munculnya nama perusahaan tersebut kemudian menimbulkan pertanyaan karena Disdikpora Kabupaten Cianjur telah mengeluarkan surat edaran yang pada intinya memberikan kewenangan kepada pihak sekolah untuk memilih penyedia.
Dengan adanya kewenangan tersebut, sekolah semestinya memiliki keleluasaan untuk menentukan penyedia sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku.
Sementara itu, beredar informasi bahwa CV Nano Sejahtera telah mendapatkan “restu” dari oknum K3S untuk menjadi salah satu penyedia dalam program tersebut. Namun, informasi mengenai adanya restu tersebut telah dibantah oleh pihak K3S.
Pihak K3S menyatakan tidak memberikan rekomendasi ataupun restu kepada CV Nano Sejahtera sebagai penyedia Banpem sarana menulis.
Terlepas dari adanya bantahan tersebut, kehadiran CV Nano Sejahtera dalam rapat koordinasi di Kecamatan Cibeber menjadi salah satu hal yang dipertanyakan. Publik mempertanyakan dalam kapasitas apa perusahaan tersebut hadir dan siapa yang mengundang maupun memperkenalkannya dalam forum tersebut.
Pertanyaan lainnya muncul terkait penawaran yang disebut telah dilakukan perusahaan kepada sekolah-sekolah. Apabila benar penawaran telah dilakukan, perlu dijelaskan apakah penawaran tersebut merupakan aktivitas bisnis biasa atau berkaitan dengan rekomendasi tertentu dalam pelaksanaan Banpem 2026.
Persoalan juga menyangkut kemudahan pihak sekolah melakukan verifikasi terhadap perusahaan. CV Nano Sejahtera disebut beralamat di wilayah Tanah Sareal, Kota Bogor. Namun, nomor kontak yang tercantum dalam informasi mengenai perusahaan tersebut hingga kini dikabarkan tidak dapat dihubungi.
Kondisi tersebut membuat sejumlah pihak mempertanyakan bagaimana sekolah dapat melakukan konfirmasi maupun verifikasi apabila membutuhkan informasi langsung dari calon penyedia.
Hingga berita ini ditulis, informasi mengenai dugaan adanya “penyedia titipan” tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya. Sebutan tersebut masih merupakan dugaan yang berkembang dan membutuhkan klarifikasi serta bukti lebih lanjut.
Publik berharap pelaksanaan Banpem sarana menulis bagi siswa SD kelas 1 dan 2 berjalan transparan dan sesuai ketentuan. Terlebih, program tersebut menggunakan anggaran pemerintah dan ditujukan untuk mendukung kebutuhan belajar siswa.
Redaksi masih membuka ruang bagi pihak terkait lainnya untuk memberikan klarifikasi dan hak jawab atas informasi yang berkembang. ***




