Berita

Usai Olahraga dan Jajan “Es Tuyul”, 18 Siswa SDN Ciadeg Tumbang Massal

52
×

Usai Olahraga dan Jajan “Es Tuyul”, 18 Siswa SDN Ciadeg Tumbang Massal

Sebarkan artikel ini
RSUD Pagelaran, Cianjur terima sebagian siswa yang diduga keracunan. ( foto: web | inilahcianjur.com)

PAGELARAN | INILAHCIANJUR.COM– Sedikitnya 18 siswa SDN Ciadeg, Kecamatan Pagelaran, dilarikan ke fasilitas kesehatan usai mengalami mual dan pusing diduga akibat keracunan makanan, Rabu (13/5).

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Para siswa mulai mengeluhkan sakit setelah membeli jajanan “Es Tuyul” di pinggir jalan usai mengikuti pelajaran olahraga selama dua jam.

Kepala Bidang Medik RSUD Pagelaran, dr. Cecep Willy Budiman, mengatakan pihaknya menerima sembilan siswa di ruang IGD dengan keluhan mual dan pusing.

Baca juga : Korban Dugaan Keracunan MBG di Cikalong Kulon Capai 204 Pelajar

“Kesembilan anak didiagnosa gastroenteritis. Tim medis langsung memberikan penanganan cepat,” ujar dr. Willy.

Ia menjelaskan, para siswa berusia 8 hingga 9 tahun itu menjalani observasi selama tiga hingga empat jam. Kondisi mereka berangsur membaik dan diperbolehkan pulang pada sore hari.

“Sekitar pukul 16.00 WIB sebagian besar sudah pulang. Kami juga berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk melakukan penelusuran lebih lanjut,” katanya.

Baca Juga : Puluhan Siswa SD Jatuh Sakit Usai Makan MBG

Kapolsek Pagelaran, IPTU Budi Rustandi, S.H., menyebut total korban mencapai 18 siswa. Sebanyak sembilan anak menjalani perawatan di Puskesmas Pagelaran dan sembilan lainnya di RSUD Pagelaran.

“Gejala muncul setelah anak-anak selesai olahraga lalu membeli es di sekitar sekolah,” jelas IPTU Budi.

Polisi bersama Dinas Kesehatan langsung mengamankan sampel makanan dan minuman yang diduga menjadi pemicu keracunan.

Baca Juga :Pasang CCTV di Dapur MBG, Teknisi Malah Kena Setrum

“Sampel es dan makanan sudah kami kirim untuk diperiksa di laboratorium. Kami menunggu hasil resmi untuk memastikan penyebabnya,” pungkasnya.

Situasi di lingkungan sekolah kini kondusif. Seluruh siswa yang sempat mendapat penanganan medis telah kembali ke rumah masing-masing setelah dinyatakan aman.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!