Perut Keroncongan, Dapur MBG Malah Tumbang

  • Bagikan
banner 468x60

Distribusi MBG Ke SMK Gema Insani Terhenti

CIANJUR | inilahcianjur.com/ – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Cugenang, Cianjur, mendadak tersendat. Sudah seminggu lebih, siswa-siswi di empat sekolah terpaksa “diet massal” bukan karena tren sehat, tapi karena dapur penyedia MBG di Desa Cirumput tutup.

Ketua Yayasan SMP-SMK Gema Insani, H. Ikin Sodikin, mengaku sekolahnya jadi korban. “Sudah seminggu nggak ada distribusi. Pas saya tanya admin SPPG, bukannya dapat solusi, malah dimarahi. Alasannya dana belum cair,” ungkap Ikin, Selasa (9/9/2025).

Hasil pertemuan dengan pengelola dapur SPPG menguak fakta pahit, dapur berhenti masak karena aturan melarang pakai dana talang. “Jadi ya, mau nggak mau dapur ditutup sementara,” jelas Ikin.

https://inilahcianjur.com/2025/09/08/tagihan-lancar-air-kadang-malah-macet-curhat-warga-soal-pdam-tirta-mukti/

Pengelola MBG Desa Cirumput, Haji Lilih, memilih tidak banyak bicara. “Saya nggak bisa komentar, itu kewenangan Badan Gizi Nasional,” ujarnya singkat pada awak media.

Akibat dapur yang mogok, empat sekolah di Cugenang ikut kelaparan, SMKN 1 Cugenang, SMK Gema Insani, SMPN 1 Cugenang, dan SMP Gema Insani.

Program yang mestinya bikin anak sekolah tambah sehat, malah bikin mereka bingung nunggu makan gratis, yang datang malah kabar tragis. ***

banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Respon (3)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!