InilahCianjur.com | Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, suasana di sejumlah barbershop di Kabupaten Cianjur berubah bak “zona padat karya rambut”.
Warga berbondong-bondong datang untuk merapikan gaya, demi tampil lebih fresh saat Lebaran, meski harus antre panjang sampai level “uji kesabaran”.
Fenomena ini terlihat jelas di Pangkas Rambut Nebeng yang berada di Jalan Siliwangi, Cikaret, tepat di depan Taman Makam Pahlawan Cianjur.
Meski lokasinya tidak di pusat kota, kursi pelanggan di tempat ini nyaris tak pernah kosong dari pagi hingga malam. Ibarat kata, gunting belum dingin, kepala berikutnya sudah siap “dipoles”.
Lonjakan pelanggan terjadi signifikan dalam dua hingga tiga hari terakhir. Dalam sehari, jumlah pelanggan bahkan menembus lebih dari 100 orang. Kalau dihitung-hitung, ini bukan sekadar cukur rambut, ini sudah masuk kategori “maraton potong rambut”.
Dengan durasi potong sekitar 20 hingga 30 menit per orang, angka tersebut tergolong tinggi. Sang pemangkas, Kang Sahlan, sampai harus “adu stamina” dengan antrean yang seolah tak ada habisnya.
“Tadi buka jam 08.00 pagi, kita cuma 3 orang yang menangani, Alhamdulillah sampai malam masih banyak yang ngantri,” ujar Kang Sahlan, Jumat (20/3/2026), sambil tetap sigap mengayunkan gunting.
Ia menyebut, kondisi ini jauh berbeda dibandingkan hari normal. Biasanya pelanggan hanya berkisar hingga 50 orang per hari. Namun kini, jumlahnya melonjak drastis.
“Kalau hari biasa sekitar 50 orang. Hari ini sepertinya bisa mencapai 100 orang lebih,” tambahnya sambil tersenyum—senyum tipis, mungkin karena belum sempat ngopi.
Soal harga, Pangkas Rambut Nebeng masih ramah di kantong. Untuk anak-anak dikenakan tarif Rp17 ribu, remaja Rp20 ribu, dan dewasa Rp25 ribu. Harga bersahabat, hasil tetap bikin pede.
Pelanggan yang datang pun beragam, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Mereka memanfaatkan momen jelang Lebaran untuk tampil lebih rapi saat bersilaturahmi. Soalnya, selain hati yang harus bersih, rambut juga wajib tampil “on point”. ***

















