Di Balik Apel Siaga Nataru, Dedikasi Petugas Lapas Cianjur Mendapat Apresiasi

  • Bagikan
banner 468x60

Petugas Lapas Cianjur Mendapat Apresiasi Dari Kalapas Cianjur (24/12/2025)

CIANJUR | INILAHCIANJUR.COM — Pagi masih menyisakan udara dingin ketika barisan petugas Lapas Kelas IIB Cianjur berdiri rapi di Lapangan Upacara, Rabu (24/12/2025).

Di balik rutinitas apel siaga Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, tersimpan cerita tentang kesiapsiagaan, dedikasi, dan apresiasi bagi mereka yang bekerja tanpa banyak sorotan.

Apel siaga yang dimulai sejak pukul 07.30 WIB itu dipimpin langsung Kepala Lapas Kelas IIB Cianjur, Eris Ramdani. Seluruh jajaran hadir, mulai dari pejabat struktural eselon IV dan V, petugas pelaksana JFT dan JFU, CPNS, hingga pegawai magang.

Kehadiran lengkap anggota tersebut mencerminkan kesiapan kolektif dalam menjaga keamanan dan ketertiban menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2026. Di tengah suasana apel, perhatian tertuju pada momen pemberian penghargaan.

Empat petugas menerima apresiasi atas keberhasilan mereka menggagalkan upaya penyelundupan obat terlarang jenis tramadol pada 18 Desember 2025. Mereka adalah Yudi Haryadi selaku Kepala Regu Pengamanan III, Iqbal Ardeansyah Yazid sebagai P2U Rupam III, serta Bobby Dwi Listianto dan M Rega Bunyamin yang bertugas sebagai staf KPLP.

Bagi Eris Ramdani, keberhasilan tersebut bukan sekadar capaian individu. Ia melihatnya sebagai buah dari kewaspadaan dan kerja sama tim yang terus terjaga. “Profesionalisme dan kepekaan petugas menjadi kunci utama dalam menjaga keamanan lapas,” ujarnya saat memberikan penghargaan.

Baca Juga

Momentum tersebut sekaligus menjadi pengingat bagi seluruh jajaran. Menjelang Nataru, Eris menekankan pentingnya meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban. Ia mengajak seluruh petugas memperketat pengawasan di titik-titik rawan, mengatur jadwal cuti secara proporsional, serta menjaga kondisi kesehatan agar kinerja tetap optimal.

Apel siaga kemudian ditutup dengan doa bersama dan sesi foto. Bagi para petugas, momen ini tidak hanya menandai kesiapan menghadapi Nataru, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas pemasyarakatan.

Di balik tembok lapas, apel siaga pagi itu menjadi simbol komitmen. Sebuah pengingat bahwa keamanan dan ketertiban lahir dari dedikasi, kewaspadaan dan kerja keras yang terus dijaga, bahkan ketika banyak orang tengah bersiap merayakan pergantian tahun.***

banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!