BeritaKriminal

Ban Digembosi, Kaca Mobil Dipecahi, Komplotan Pemburu Uang Dibekuk Polisi

16
×

Ban Digembosi, Kaca Mobil Dipecahi, Komplotan Pemburu Uang Dibekuk Polisi

Sebarkan artikel ini
Kapolres Cianjur AKBP Dr A Alexander Yuriko Hadi Memperlihatkan Barang Bukti (ist)

INILAHCIANJUR.COM – Ban mobil kempis bisa bikin kepala panas. Namun, bagi komplotan pencuri bermodus gembos ban, kondisi itu justru dijadikan peluang untuk menguras barang berharga milik korban. Sayangnya, kali ini mereka salah hitung. Bukan cuma ban yang kehilangan angin, langkah mereka pun akhirnya terhenti di tangan polisi.

Satreskrim Polres Cianjur bersama Tim Resmob Ditreskrimum Polda Jawa Barat menangkap dua dari enam terduga pelaku sindikat pencurian bermodus gembos ban dan pecah kaca kendaraan. Keduanya berinisial EY (28) dan AP (44), warga Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan.

Sementara itu, empat terduga pelaku lainnya masih dalam pengejaran polisi. Komplotan ini diduga beraksi di sedikitnya 15 titik di Cianjur, Sukabumi, Karawang, dan Bogor sejak Maret 2026.

Kapolres Cianjur AKBP Dr. A. Alexander Yurikho Hadi mengungkapkan kasus tersebut dalam konferensi pers, Jumat (9/10/2026), didampingi Wakapolres Kompol Wahyu M. Putra dan Kasat Reskrim AKP Bagus Panuntun.

Menurut Alexander, kelompok tersebut diduga menjalankan aksinya secara terorganisir dan meresahkan masyarakat lintas kabupaten.

“Kelompok ini terbukti beroperasi secara terorganisir dan meresahkan warga lintas kabupaten. Kami tidak akan memberi ruang bagi kejahatan di wilayah hukum Cianjur,” tegasnya.

BACA JUGA  Usai Olahraga dan Jajan “Es Tuyul”, 18 Siswa SDN Ciadeg Tumbang Massal

Ban Kempis, Kaca Pecah, Barang Berharga Raib

Modus yang digunakan terbilang licik. Pelaku mengincar korban yang baru saja bertransaksi atau mengambil uang dalam jumlah besar. Setelah membuntuti sasaran, mereka menggembosi ban kendaraan korban.

Ketika pengemudi berhenti untuk memeriksa ban, pelaku mengambil kesempatan memecahkan kaca mobil dan menggasak barang berharga di dalamnya.

Korban yang awalnya sibuk memikirkan ban kempis malah harus menghadapi masalah yang jauh lebih besar. Ban memang bisa ditambal, tetapi kehilangan uang dan barang berharga tentu bukan perkara sepele.

Salah satu kejadian berlangsung di area Indomaret Tungturunan, Desa Hegarmanah, Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur, Kamis (17/9/2026) sekitar pukul 18.30 WIB.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, rangkaian aksi sindikat tersebut ditaksir menimbulkan kerugian hingga Rp4,1 miliar. Angka yang tentu bukan recehan untuk membeli tambal ban.

Lima Motor Disita, Empat Terduga Pelaku Diburu

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi menyita sejumlah barang bukti, mulai dari pecahan kaca mobil, dua benda tumpul, lima benda tajam, sepasang pelat nomor F 6853 FLN, hingga lima sepeda motor.

Dua terduga pelaku kini harus berhadapan dengan proses hukum. Polisi menjerat mereka dengan Pasal 477 ayat (1) huruf f Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, dengan ancaman pidana penjara paling lama tujuh tahun dan denda paling banyak Rp500 juta.

BACA JUGA  K3S Kabupaten Diduga Catut Nama Kabid untuk Loloskan Penyedia Banpem

Namun, pekerjaan polisi belum selesai. Empat terduga pelaku lainnya masih diburu untuk mempertanggungjawabkan dugaan keterlibatan mereka.

Kasat Reskrim AKP Bagus Panuntun menegaskan penyidik terus mengembangkan kasus tersebut.

Jangan Sampai Ban Kempis, Dompet Ikut Menipis

Kapolres Cianjur mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama setelah mengambil uang dalam jumlah besar di bank.

Pengemudi diminta tidak meninggalkan barang berharga di dalam kendaraan. Jika ban mendadak kempis di lokasi yang mencurigakan, sebaiknya cari tempat aman dan jangan terburu-buru turun tanpa memperhatikan keadaan sekitar.

Sebab, dalam modus seperti ini, ban kempis bisa saja bukan sekadar urusan angin. Ada kemungkinan pelaku sedang menunggu kesempatan ketika pengemudi lengah.

“Segera laporkan ke layanan 110 atau kantor polisi terdekat jika melihat hal mencurigakan,” ujar Alexander.

Pesannya sederhana: kalau ban kempis, tetap tenang. Periksa keadaan sekitar, amankan barang berharga, dan jangan sampai niat menolong ban justru membuat isi mobil berpindah tangan.

Ingat, ban boleh kehilangan angin, tetapi kewaspadaan jangan sampai ikut kempis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!