Nusantara

Tiga Hari Menyusuri Nduga, Prajurit Brajawijaya Amankan Senjata dan Harapan Warga

15
×

Tiga Hari Menyusuri Nduga, Prajurit Brajawijaya Amankan Senjata dan Harapan Warga

Sebarkan artikel ini
Barang Bukti yang berhasil diamankan Satgas Pamtas RI | Foto ist | Deni Hendra

NDUGA | INILAHCIANJUR. COM– Tiga hari lamanya prajurit Satgas Yonif 300/Brajawijaya menyusuri medan berat di Kalimin Kompleks, Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan. Langkah kaki mereka menembus hutan, menyibak sunyi, sekaligus membawa harapan baru bagi warga di wilayah tersebut.

Operasi yang berlangsung sejak 13 hingga 15 April 2026 itu berangkat dari laporan tim lapangan tentang keberadaan markas sementara kelompok bersenjata. Prajurit kemudian bergerak cepat, menyisir lokasi dengan penuh kehati-hatian. Setiap sudut diperiksa, setiap jejak ditelusuri.

Hasilnya, prajurit menemukan dan mengamankan sejumlah senjata serta perlengkapan yang selama ini menopang aktivitas kelompok bersenjata. Di antara barang yang terkumpul terdapat pistol revolver, senapan angin, berbagai jenis munisi, hingga alat komunikasi dan panel surya.

Lebih dari sekadar keberhasilan operasi, temuan itu menjadi simbol tergerusnya ruang gerak kelompok bersenjata di wilayah tersebut. Warga yang selama ini hidup dalam bayang-bayang ketidakpastian kini mulai merasakan kehadiran negara secara nyata.

Komandan Satgas Yonif 300/Brajawijaya, Letkol Inf Joko Nugroho, menyampaikan rasa bangga kepada para prajuritnya. Ia melihat kerja keras, keberanian, dan kekompakan yang tidak goyah meski menghadapi medan dan risiko yang tinggi.

“Kami hadir untuk masyarakat. Kami ingin memastikan mereka bisa menjalani aktivitas dengan aman dan tenang,” ujarnya.

Di balik seragam loreng dan tugas negara, para prajurit itu membawa satu tujuan sederhana: menjaga kehidupan tetap berjalan. Operasi di Nduga bukan hanya tentang mengamankan senjata, tetapi juga tentang merawat harapan agar kembali tumbuh di tanah Papua.

Kini, langkah mereka meninggalkan jejak yang lebih dari sekadar operasi militer, jejak yang memberi ruang bagi rasa aman untuk kembali bersemi di tengah masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!