InilahCianjur.com | Peredaran obat-obatan terlarang yang menyasar kalangan remaja di Kabupaten Cianjur memicu kekhawatiran warga. Di kawasan Gadog, Kecamatan Pacet, Cianjur, pelaku diduga menjalankan transaksi sediaan farmasi ilegal dengan modus sebagai penjual bensin eceran.
Kios yang berada di dekat Alfamart itu terlihat ramai didatangi puluhan remaja dan pemuda setiap hari. Aktivitas tersebut berlangsung dari pagi hingga malam, namun bukan pengendara yang membeli bahan bakar, melainkan orang-orang yang diduga mencari obat terlarang.
Kapolsek Pacet, AKP Amir Said, merespons keras praktik tersebut. Ia memerintahkan jajarannya untuk segera menindak para pelaku yang terlibat dalam peredaran obat-obatan ilegal di wilayah hukumnya.
“Saya perintahkan tangkap langsung. Warga juga berhak menindaklanjuti dengan melapor jika menemukan praktik seperti itu. Saya juga tidak suka dengan adanya kios seperti itu,” tegas AKP Amir saat dihubungi www.inicianjur.com. Minggu 15 maret 2026
Baca juga
Menurut Kapolsek Pacet, peredaran obat-obatan terlarang yang menyasar remaja berpotensi merusak masa depan generasi muda. Karena itu, pihak kepolisian akan memperketat pengawasan dan melakukan penindakan terhadap kios atau tempat yang diduga menjadi lokasi transaksi.
Warga sekitar berharap aparat kepolisian segera mengambil langkah tegas. Mereka menilai keberadaan kios berkedok penjual bensin tersebut meresahkan lingkungan dan dikhawatirkan semakin menarik minat remaja untuk mengonsumsi obat-obatan terlarang.***













